CV.BUANA INDAH PERKASA--LOWONGAN KERJA

Tuesday, 7 June 2016

http://adf.ly/1ZEji0

Thursday, 25 June 2015



         Gas Oplosan
Dijaman   sekarang  ini  banyaklah  orang  yang  kepengen  jadi  kaya.  Padahal untuk  menjadi  kaya  itukan  tidak  mudah,  para  motifator  Indonesia menuturkan  untuk  menjadi  kaya  butuh  disiplin,  perjuangan  dan  doa,  kerja keras,   pola  pikir  yang  sehat  dll.  Ya  karna  udah  terbuai  dengan  angan-angannya,  sehingga  banyak  orang  yang  menghalalkan  segala  cara. Termasuk   MENGGOPLOS   GAS.
      Wah...  ternyata  bukan  hanya  miras  aja  yang  di  oplos.  Tetapi  juga  gas. Nah. kalau  miraskan  udah  sering  kita  liat  di  TV,  akibatnya  mengonsumsi miras  oplosan,  kalau  ga  sekarat  ya  MATI.!
      Sedangkan  kalau  gas  oplosa,  kompornya  yang  cepet  mati  di  karenakan  gasnya  cepet  abis.  Ya  karna  gasnya  di oplos  dengan  anggin  kompresor  meskipun  di  monometernya  terlihat  penuh  tapi itukan  Cuma  anggin.
         Yang  parah  lagi  kompornya  juga   cepet   rusak  karna  anggin  dalam  tabung  mengakibatkan  tabung  menjadi  lebih  dingin  sehingga  di  dalam  tabung  akan  terbentuk  molekul-molekul eS.  Bukan Kristal-kristal gas lho. Kalau Kristal gas tabung di jemur 19 menit di terik matahari juga udah kembali normal, tetapi kalau es tentunya akan menjadi air. Dan akan keluar bersama gas saat kompor di nyalakan.
Ini menyebabkan kompor susah di nyalahkan padahal di kompor udah terdengar suara gas keluar. Dan yang kedua kompornya cepet rusak. Karna biasanya sehabis penggunaan tabung gas yang di oplos  barner kompor akan banyak air kalau ga cepet di bersihkan  nyalah apinya akan merah. Dan barnernya juga akan lengket.  Tentunya ini akan merugikan bagi yang menggunakan gas, gasnya boros kompornya juga cepet rusak.
Yang Diperhatikan Sebelum Menggunakan Gas ELPIJI 3kg.
   -prhatikan kode kadaluarsa tabung
   -pilih segelnya yang masih rapat
   -tes kebocoran
     ;caranya celupkan tabung kedalam bak yang brisi air,        
       tunggu beberapa dtik bila di ara tabung terdapat gelembung-
       gelembung. berati tabung bocor.
  -timbang tabung gas, dengan rincian
    ;berat kosong tabung 5kg
    ;berat isi gas 3kg
    ;berat keseluruhan 8kg


Sunday, 26 April 2015

Membeli Impian

****MEMBLI IMPIAN****
                                                                                                Membeli impian itu bisa dilakukan. Lho, dibeli? Lalu apa mata uangnya? Mata uangnya adalah usaha, doa, dan amal. Inilah mata uang yang InsyaAllah bisa membeli impian kita. Pengen lulus ujian, pengen dapat nilai tinggi, pengen naik pangkat, pengen bisnisnya berkembang, pengen jodoh dan keturunan, pengen jalan-jalan ke luar negeri, pengen ke tanah suci, atau impian-impian lain, InsyaAllah semua bisa dibeli dengan mata uang-mata uang ini.
Saya ingat beberapa tahun yang lalu, saya pernah ada masalah saat membangun perumahan, ada masalah yang nilainya sampai seratus jutaan. Saya harus mempertanggungjawabkan masalah ini pada investor saya, saya memikirkan bagaimana cara mengatasinya. Jika harus saya yang nombokin, waktu itu bagi saya sangat-sangat berat. Apa yang saya lakukan? Saya beli dengan mata uang ini, terutama adalah doa, kedua berusaha menyelesaikan masalah di lapangan, yang ketiga adalah amal yaitu tahajud dan meminta doa dari ibu saya. Setelah melakukan itu semua, selanjutnya saya menemui investor saya dan mengakui semuanya. Saya juga bilang padanya “Ini semuanya adalah 100% kesalahan saya”. Setelah saya bilang itu, ternyata sang investor tidak terlalu mempermasalahkan. Meskipun ada konsekuensi, tetapi tidak terlalu berat seperti yang saya bayangkan. Masalah bisa dituntaskan tanpa saya harus mengeluarkan uang sepeserpun.
Ada yang bilang, “Mas Ippho, nggak boleh.. masak beramal dengan berharap, berharap dengan beramal, nggak boleh seperti itu..”. Saya bilang, “Siapa bilang nggak boleh? Boleh kok..” yang nggak boleh itu kita berharap ke orang atau berharap ke tuyul atau jin. Kalau berharap ke Allah itu boleh. Bahkan, harap itu bagian dari iman. Bayangkan teman-teman punya masalah, kemana lagi kita berharap? Tentunya kepada Dia kan.. kepada Yang Maha Kuasa tentunya. Misalnya teman-teman punya anak atau keponakan yang sakit keras. Kira-kira pengen nggak anaknya sembuh? Lalu, gimana caranya? Nah.. caranya kita pakai tiga mata uang tadi. Pertama kita usaha, misalnya dengan minum obat, multivitamin, terapi, dsb. Kemudian kita berdoa agar disembuhkan dan disehatkan. Ketiga adalah amal, apa amalnya? Mungkin dzikir, mungkin sedekah, dst. Bayangkan jika ada orang yang tidak mengenal Allah, maka yang ia lakukan ketika sakit hanya berobat dan berobat, tidak pakai doa, dan tidak beramal. Mana yang lebih baik? Tentu yang memakai tiga-tiganya.
Lalu, contoh lain, misalnya kita sedang terbelit hutang. Kita juga bisa beli dengan usaha, doa, dan amal. Berharap dengan itu semua hutang segera lunas. Harap dan takut itu bagian dari iman, kita harus punya dua-duanya. Jadi bukan hanya boleh berharap, tetapi harus, karena itu bagian dari iman. Misalnya dengan menambah ibadahnya, dzikir, sedekah, dsb. Usahanya apa? Misal dengan mengurangi tanggungan yang tidak perlu, atau tidak menambah kredit yang baru. Pokoknya doa, amal, dan usaha.
Sekarang kita lihat baik-baik. Teman-teman pergi ke kantor, ke kampus, atau ke toko. Pertanyaannya, kerja itu ikhtiar apa ibadah?. Mungkin teman menjawab, itu adalah ikhtiar. Benar demikian. Namun ternyata, sebenarnya itu juga ibadah, jadi sekaligus gitu. Bagi yang ke kampus atau sekolah, pertanyaan yang sama, belajar itu ikhtiar apa ibadah? Ternyata belajar adalah ibadah, tapi juga ikhtiar. Nah, kita balik cara pandangnya, kalau kita dhuha, kalau kita sedekah, pertanyaannya adalah dhuha kita ikhtiar atau ibadah? Teman-teman mungkin langsung bilang itu adalah ibadah, tetapi ternyata sebenarnya itu adalah ikhtiar juga. Maka, sedekah ikhtiar, dhuha juga ikhtiar. Ikhtiar untuk apa? Untuk memudahkan rezeki kita, untuk menjemput impian kita. Bahkan, misalnya kita (maaf) ke toilet untuk buang air, itu adalah ikhtiar untuk membuang kotoran dan menyehatkan kita, tetapi juga ibadah yaitu untuk membuang najis kita dan memudahkan untuk sholat dll. Jadi, jika kita maknai dengan benar, sebenarnya 24 jam hidup kita sehari semuanya bisa menjadi ibadah sekaligus ikhtiar. Tidurpun berarti ikhtiar dan ibadah, ikhtiar agar badan kita tetap sehat, juga termasuk ibadah jika kita niatkan untuk mengistirahatkan tubuh agar menyimpan tenaga untuk beribadah yang lain.
Jadi, untuk teman-teman yang berusaha menjemput rezekinya, ke kantor, kampus, atau tokonya, mari kita niatkan dengan benar. Kalau ada masalah atau ada impian apapun yang kita inginkan, belilah dengan tiga mata uang tersebut (doa, usaha, dan amal). Ini akan mencukupkan rezeki kita, Insya Allah.
Semoga berkah dan melimpah.
catatan; ipo santosa

Tuesday, 15 July 2014

10 LANGKAH BRANI MENUJU SUKSES

Catatan Andrie Wongso
“Manusia sukses adalah manusia yang berani menarik gambar sukses yang akan terjadi nanti ke dalam pikirannya saat ini dan sekaligus berani mewujudkannya!" 

Sebuah sukses harus diraih melalui perjuangan dan langkah-langkah yang tepat. Jika langkahnya salah, kita tidak akan sampai kepada tujuan masing-masing.

Langkah 1
Pikirkan apa yang BERANI Anda IMPIKAN
Banyak orang yang ingin sukses tapi takut bermimpi, takut mempunyai cita-cita, takut menetapkan target, bahkan takut menetapkan tujuan. Apapun peranan atau posisi Anda, beranilah bermimpi meraih  puncak prestasi kesuksesan. Anda adalah apa yang Anda pikirkan. adakan allah berfirman;" Aku ada dalam prasangka hambaku". oleh karna itu branilah untuk pikirkan apa yang kita impikan, pikirkan apa yang brani kita impikan.!

Langkah 2
Inginkan apa yang BERANI Anda PIKIRKAN
Bila Anda berani berpikir bahwa Anda mampu meraih puncak prestasi dan kesuksesan, Anda harus benar-benar menginginkannya. Jika tidak demikian, Anda tidak akan meraih energi yang besar untuk meraih mimpi.

Langkah 3
Putuskan apa yang BERANI Anda INGINKAN
Setelah Anda sungguh-sungguh mengginginkan apa yang berani Anda pikirkan, buatlah keputusan yang pasti untuk meraihnya. Inilah titik tolak gerak Anda menuju kepada tujuan yang sudah Anda pikirkan.

Langkah 4
Rencanakan apa yang BERANI Anda PUTUSKAN
Jangan bertindak tanpa perencanaan karena itu membuat Anda tidak fokus. Bertindaklah sesuai rencana bisnis Anda. Buatlah rencana sukses untuk jangka pendek, jangka menengah, jangka panjang, dan mulailah segera!

Langkah 5
Lakukan apa yang BERANI Anda RENCANAKAN
Orang sukses adalah orang yang berani menjalankan rencana bisnisnya secara konsekuen dan pantang menyerah. Tidak ada bisnis yang selalu di atas, tanpa tantangan, dan hambatan. Berbekal perencanaan, orang dapat terus melangkah dengan fokus.

Langkah 6
Yakini apa yang BERANI Anda LAKUKAN
Orang yang memiliki keyakinan kuat terhadap apa yang dilakukannya, pasti lebih besar kemungkinannya untuk berhasil daripada orang yang tidak memiliki keyakinan. Jika Anda meyakini sepenuh hati bahwa menjalankan pekerjaan yang Anda tekuni saat ini akan mengantarkan Anda kepada keberhasilan, maka Anda pasti akan kesana.

Langkah 7
Perjuangkan apa yang BERANI Anda YAKINI
Keyakinan saja tidak cukup! Anda harus berjuang sekuat tenaga untuk mencapai tujuan tanpa takut gagal , sampai titik darah penghabisan. Gunakan konsep berpikir “serba mungkin” untuk menuju titik target yang telah ditetapkan.

Langkah 8
Sukseskan apa yang BERANI Anda PERJUANGKAN
Jangan melangkah setengah-setengah. Jika Anda meyakini dan berani berjuang, Anda harus mampu menyukseskan langkah-langkah tersebut. Berusahalah untuk selalu selalu sukses dalam langkah dan tindakan Anda, sekecil apapun itu.

Langkah 9
Nikmati apa yang TELAH Anda SUKSESKAN
Setelah behasil melalui target-target dan tujuan Anda, nikmatilah hasilnya. Kalau di awal perjuangan Anda berani bermimipi punya rumah mewah, mobil mahal, pesiar keliling dunia, lakukan seperti itu seperti apa yang Anda impi-impikan. Anda pantas dan harus menikmati perjuangan Anda.

Langkah 10
Sadari apa yang SEDANG Anda NIKMATI!
Orang sukses sejati memehami betul bahwa tidak ada yang abadi di dunia ini. Sukses bisa bersifat sementara dan kadang orang harus berjuang dan berjuang lagi. Sukses sejati harus didukung oleh kepribadian dan sikap mental yang positif. Sukses sejati juga harus ditopang kehidupan spiritual (agama) yang sangat kokoh.

Praktikkan konsep “10 Berani Sukses” dengan optimis & konsisten. Niscaya sukses besar dapat tercipta. Selamat berkarya! Salam sukses Luar Biasa!!

                                                                   

                                                                           
                                                                

CV . BUANA INDAH PERKASA © 2008 Template by:
cah bolo